Televisi sebagai perwujudan media audio visual sangat besar pengaruhnya terhadap prilaku sosial, ekonomi, dan kultur masyarakat termasuk prilaku masyarakat sebagai komunitas konsumsi. Selain itu, televisi juga sangat cepat dalam memberikan informasi tentang suatu peristiwa yang terjadi (high interest media and distract viewers). Namun, dominasi siaran dari stasiun televisi yang berpusat di Jakarta berimplikasi pada menurunnya kesadaran identitas jati diri masyarakat tak terkecuali masyarakat Jawa Tengah yang tentu saja lebih jauh akan berdampak pada menurunnya nasionalisme (kesadaran berbangsa dan bernegara).

Kebudayaan Jawa merupakan sentra Bangsa Indonesia yang memiliki posisi strategis di dalam pembentukan kesadaran identitas kebangsaan. Cakra Semarang TV sebagai televisi lokal hadir melalui penguatan kebudayaan identitas untuk menguatkan nasionalisme. Disamping itu Cakra Semarang TV juga bertujuan membangun kesadaran politis akan pentingnya demokratisasi sehingga semangat masyarakat Jawa Tengah untuk berperan aktif dalam proses pembangunan terus terjaga.

Pada akhirnya, melalui berbagai siaran yang mengedepankan muatan-muatan lokal, diharapkan Cakra Semarang TV menjadi sumber inspirasi dan semangat untuk mendorong masyarakat Jawa Tengah terus menerus menuju ke kesempurnaan dimana kehidupan yang lebih sejahtera secara ekonomis terwujud.