vlcsnap-2017-04-17-13h07m49s656

Salatiga (Semarang TV)– Sejumlah Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat di Kota Salatiga melakukan aksi demontrasi di depan Polres Salatiga. Aksi ini untuk menolak pendirian Front Pembela Islam atau FPI di Kota Salatigai. Pembentukan FPI ini diduga akan dilakukan pada saat acara gerakan solat subuh pada hari Minggu (16/4).

Berbekal poster dan spanduk penolakan, ratusan massa yang berasal dari sejumlah Ormas dan LSM. Unjuk rasa penolakan berawal akan adanya gerakan sholat subuh berjamaah, yang diselenggarakan oleh GNPF MUI, di Masjid Darul Amal Salatiga. Namun acara ini akan dihadiri pengurus FPI Pusat dan Jawa Tengah dan akan ada pengerahan massa FPI.

Massa tidak menolak sholat subuh berjamaah, namun dikhawatirkan setelah sholat subuh, ada rencana pembentukan pengurus FPI di Kota Salatiga. Menurut massa, pendirian FPI tidak sesuai dengan kondisi Kota Salatiga, yang merupakan kota toleransi nomer dua di Indonesia, sehingga dikhawatirkan dengan pembentukan pendirian FPI di Salatiga akan menciderai persatuan dan toleransi yang sudah terbentuk.

Aksi damai ini mendapat pengawalan ketat aparat Polres Salatiga. Setelah berorasi, massa kemudian membubarkan diri dan long march keliling Kota Salatiga.

Kontributor : Agung Nugroho