155

23 narapidana yang menghuni rutan kelas IA Solo ini, dipindah ke-lapas Nusakambangan, lantaran kondisi rutan Solo mengalami overload. 22 dari 23 napi yang dipindahkan ini merupakan narapidana kasus narkoba, sedangan 1 di antaranya merupakan narapidana kasus pembunuhan.

Proses pemberangkatan dari rutan Solo menuju ke-lapas Nusakambangan juga dijaga ketat oleh aparat Kepolisian, beserta pihak rutan. Kepala rutan Solo, Oga Geovani Darmawan mengatakan, pemindahan 23 napi ke-lapas nusakambangan ini, yaitu terkait dengan kapasitas rutan Solo yang sudah penuh atau overload.

Oga juga menambahkan bahwa kapasitas rutan Solo ini idealnya  untuk 225 orang ,namun kini justru jumlahnya mencapai 586 warga binaan yang ada didalam rutan tersebut.

Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya setiap bulan melakukan pemindahan napi ke-lapas lain untuk mengurangi jumlah warga binaan yang ada didalam rutan.

(Sazadi Abdilah)