150

Ratusan siswa SD Negeri 2 Lembarawa, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, tidak bisa menikmati bantuan dana KIP untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Pasalnya, bantuan dana KIP yang digelontorkan Presiden Joko Widodo untuk siswa tidak mampu diduga dipotong pihak sekolah untuk membangun jembatan. Namun demikian, pihak sekolah membantah telah memotong dana tersebut untuk sumbangan pembangunan sekolah.

Besaran bantuan dana KIP yang diberikan Pemerintah pusat per tahun bervariasi. Untuk kelas satu sebesar 225.000 per siswa. Kelas dua hingga kelas enam,  450.000 per siswa. Namun, karena pihak sekolah berencana akan memperbaiki jembatan yang ada di depan sekolah, maka uang tersebut dipotong. Untuk kelas satu dan kelas enam, dipotong 200.000 per siswa. Sedangkan untuk kelas dua sampai kelas lima dipotong sebesar 50.000 per siswa.

Atas hal ini, para orang tua siswa mengaku keberatan dengan adanya pemotongan dana bantuan KIP tersebut. Karena dana bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan sekolah anak anak.

Sementara itu, kepala sekolah SDN2 Lembarawa, Aris Siswanto membantah telah melakukan pemotongan bantuan dana KIP. Menurutnya, dana yang terkumpul untuk perbaikan jembatan bersumber dari sumbangan orang tua siswa. Penarikan sumbangan tersebut sudah disepakati oleh para orang tua siswa.

Kades Lembarawa Darkiyan mengatakan rencana pembangunan jembatan merupakan usulan dari Kepala Desa. Sebab, pada tahun 2016 lalu, dana untuk perbaikan jembatan tersebut tidak masuk dalam musyawarah rencana pembangunan Desa, MUSRENBANGDES. Sehingga, perbaikan jembatan tersebut dilakukan oleh sekolah dengan menarik sumbangan kepada orang tua siswa.

Karena tidak ingin menimbulkan permasalahan dikemudian hari, pihak sekolah akhirnya mengembalikan uang sumbangan yang telah diberikan para orang tua siswa. Dengan dikembalikannya uang sumbangan, pihak sekolah pun akhirnya menunda perbaikan jembatan yang sudah direncanakan sebelumnya.

(Agus Supramono)