115

Mulai masuknya cabai impor di beberapa pasar Tradisional di tanah air, dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan cabai rawit merah lokal, tak lantas menjadikan cabai impor primadona. Seperti di pasar Bandarjo, Kabupaten Semarang, misalnya. Di sini, tak ada satupun pedagang cabai yang menjual cabai rawit merah impor.

Para pedagang lebih memilih menjual cabai rawit merah lokal, karena lebih diminati oleh pembeli. Menurut para pedagang, tidak diminatinya cabai rawit impor dikarenakan kwalitas cabai impor yang jauh dibawah cabai rawit lokal, serta rasa cabai rawit impor yang kurang pedas. Padahal, harga cabai di pasar Tradisional di Kabupaten Semarang, masih terbilang cukup tinggi, yakni berkisar antara 150.000 hingga 160.000 per kilogramnya.

Mulai masuknya cabai impor hingga ke pasar tradisional, perlu mendapat pengawasan dari Pemerintah. Jangan sampai, harga cabai impor yang lebih murah justru malah mematikan para petani cabai lokal.

(Agung Nugroho)