103

Bermodalkan fisik yang baik, tentunya sang pengadil lapangan akan selalu dapat berada didekat bola, sehingga mampu meminimalisir keputusan yang dianggap salah dan merugikan salah satu tim yang bertanding. Oleh karena itu di setiap kali penyelenggaraan sebuah penataran, para instruktur dan juga tim penilai selalu mempertegas poin kelulusan awal berdasarkan dari segi fisik.

Demi meningkatkan mutu persepakbolaan di Indonesia, tentunya dibutuhkan pengawasan serta penataran secara khusus dari komite wasit PSSI, agar kualitas dan juga kuantitas seorang wasit dapat meningkat tiap tahunnya. Oleh karena itu disetiap kali menjelang kompetisi bergulir, selalu diadakan kegiatan refreshing bagi para wasit, yang tujuannya untuk melihat serta memantau kemampuan tiap wasit yang dirasa siap dalam memimpin sebuah laga.

Tak dapat dipungkiri, meningkatnya kualitas wasit yang ada di Indonesia saat ini cukup mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya dari ketua umum PSSI yang baru, Edy Rahmayadi. Hal tersebut tak lain dikarenakan lolosnya beberapa nama dan telah memiliki sertifikat wasit berlisensi internasional dari lembaga sepakbola tertinggi di dunia yaitu FIFA.

Salah satu anggota komite wasit PSSI, Nasrul Koto berharap, agar wasit yang ada di Negeri ini dapat lebih baik lagi, tak hanya yang berlisensi C3, C2, dan C1 saja, namun hingga tercapainya lisensi tertinggi yang dikeluarkan oleh FIFA.

(Muhammad Prianto)