157

Beginilah keseharian Yoko Jindo 32 tahun, warga Jepang.  Dipandu oleh seorang pelatih tari, Yoko sehari hari belajar tari lengger di Dusun Giyanti Desa Kadipaten, Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. Selama hampir lima tahun ini Yoko secara tekun berlatih Tari Lengger. Tak heran  Yoko kini sudah paham dan luwes dengan salah satu tarian khas Wonosobo tersebut.

Kecintaan terhadap tari Lengger membuat dia rela meninggalkan tanah nenek moyangnya. Tidak hanya tari Lengger yang disukai Yoko namun juga sekarang mulai belajar seni Gamelan. Tidak hanya itu saja saking cintanya terhadap Budaya Indonesia Yoko juga telah menikah dengan warga setempat.

Menurut Yoko Jindo, sejak pertama kali berkunjung di Indonesia, dirinya sudah merasa cinta dan tertarik dengan Seni Budaya Indonesia. Salah satunya tari Lengger dan Gamelan. Semakin dirinya belajar tari lengger dirinya semakin cinta dengan seni Tradisional ini. Bahkan dirinya bercita cita akan mengenalakan tari lengger khas Wonosobo ini ke Jepang suatu saat nanti.

Atas perhatiannnya terhadap teri Lengger tersebut Yoko dianugrahi reward oleh  kantor imigrasi Wonosobo. Reward ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah khususnya kantor imigrasi atas kecintaan Yoko terhadap seni tradisional Indonesia dan juga penghargaan karena selama ini yang bersangkutan taat terhadap peraturan imigrasi.

(Priyo Budi Santoso)